Sepanjang kehidupan kita tentu pernah mengalami ketakutan atauh bahkan seringkali mengalami ketakutan berlebihan, takut adalah normal karena sistem ini telah di pasang oleh kita sejak kecil sebagai salah satu deteksi dari adanya bahaya yang mungkin sedang mengintai kita, ketakutan-ketakutan seiring berjalannya zaman terus ada dan berevolusi sesuai dengan perkembangan zaman.

perasaan takut berlebihan

image source : www.images.watoday.com.au

Takut bisa jadi menjadi normal dan bisa jadi menjadi tidak normal, kita harus bisa membedakan mana takut yang normal dan tidak normal yang pada tujuannya adalah untuk membuat hidup kita lebih berdaya, takut normla bisa di utilisasi untuk menjadi kekuatan, rasa takut berlebihan yang tidak normal harus segera diselesaikan agar tidak membuat beban dalam hidup.

Namun dalam kenyataannya, sangatlah sedikit ketakutan-ketakutan yang normal dan memperdaya diri untuk menjadi lebih baik hanya ada beberapa ketakutan yang mungkin bisa di pertahankan namun sebagian besar lainnya muncul sebagai perasaan takut berlebih, muncul sebagai alarm yang terlalu dini karena kita terlalu berlebihan. Ketakutan-ketakutan ini bisa menyerang kita kapan saja, dan dimana saja, ketakutan-ketakutan dengan alasan yang tidak jelas. ketakutanberlebihan ini sebaiknya dianalisa dan diperbaiki.

Lebih jauh lagi bahasa ketakutan akan membuat kita terlena, bahasa ini akan mengeneralisir baik ketakutan besar maupun ketakutan kecil ketakutan yang benar-benar mengancam bahaya atau hanya mengancam ego dan emosi saja, dan yang terjadi adalah kita akan beraksi sama apapun penyebab ketakutannya.

Buanglah ketakutan, ubah dia dengan alasan atau naluri, anggap sebuah kejadian menjadi alasan kita untuk menjadi lebih hati-hati bukan untuk menjadi takut dan tidak berdaya, setiap ketakutan pasti beralasan, jangan anggap alasan takut sebagai penyebab takut namun rubahlah dia menjadi alasan untuk menjadi lebih hati-hati dan waspada.

Apapun itu ketakutan adalah keadaan psikis yang membuat kita menjadi lebih lemah, ketakutan menjadikan kita secara fisik kurang berdaya, namun di sisi lain ketakutan juga bisa menjadi lebih waspada, mengatasi ketakutan berlebihan itulah yang harus anda lakukan, perhatikan ketakutan-ketakutan anda dan analisa kembali.